JURNAL KHUSUS
D
I
S
U
S
U
N
Oleh:
Nama :
Keisya Tri Amanda
Npm :
19013024
Jurusan :
Financial Management
Dosen
Pembimbing : Nurlinda, SE, M.Si
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Definisi Jurnal
Khusus
Jurnal khusus adalah jurnal yang secara
khusus digunakan untuk mencatat
transaksi sejenis yang sering terjadi berulang-ulang. Jenis jurnal khusu yang digunakan antara
perusahaan yang satu dengan yang lainnya tidak harus sama, tergantung dari
taransaksi yang sering berulang-ulang
terjadi.
Jenis-Jenis Jurnal Khusus
Jenis jurnal khusus yang digunakan pada
umumnya adalah sebagai berikut.
v Jurnal Penerimaan Kas (Cash receipt Journal).
Yaitu
jurnal yang digunakan untuk mencatat setiap terjadinya penerimaan uang.
•
Penjualan tunai
• Penerimaan pelunasan piutang
• Penerimaan pendapatan (pendapatan bunga, dividen, sewa, dan lain-lain)
• Retur pembelian secara tunai
• Penerimaan pelunasan piutang
• Penerimaan pendapatan (pendapatan bunga, dividen, sewa, dan lain-lain)
• Retur pembelian secara tunai
v Jurnal Pengeluaran Kas (Cash Payment Journal).
Yaitu
jurnal yang digunakan untuk mencatat setiap terjadinya pengeluaran uang.
•
Pembayaran utang dagang
• Pembelian barang dagang dan barang lainnya dengan tunai
• Pembayaran gaji
• Pembayaran-pembayaran selain gaji
• Pembelian barang dagang dan barang lainnya dengan tunai
• Pembayaran gaji
• Pembayaran-pembayaran selain gaji
v Jurnal Pembelian (Purchase Journal).
Yaitu
jurnal yang digunakan untuk mencatat setiap terjadinya pembelian kredit.
•
Pembelian barang dagangan secara kredit
• Pembelian perlengkapan, peralatan, dan aktiva lain secara kredit
• Pembelian perlengkapan, peralatan, dan aktiva lain secara kredit
v Jurnal Penjualan (Sales Journal).
Yaitu
jurnal yang digunakan untuk mencatat setiap terjadinya penjualan kredit.
v Jurnal Umum (General Journal).
Yaitu
jurnal yang digunakan mencatat setiap transaksi yang tidak sesuai untuk
dimasukkan dalam keempat jurnal diatas.
Perbedaan Jurnal Umum dan Jurnal Khusus.
Jurnal Umum.
v Untuk mencatat semua transaksi yang dilakukan oleh perusahaan.
v Bentuk dari jurnal ini terdiri atas kolom Tanggal, Akun, Keterangan,
Referensi (Ref), dan Jumlah yang terdiri atas Kredit dan Debit.
v Semua transaksi hanya dicatat pada satu jurnal saja.
v Dilakukan setiap terjadi transaksi.
v Untuk jurnal ini posting dari jurnal ke buku besar dilakukan langsung
setiap terjadi transaksi.
v Pencatatan dapat dilakukan oleh satu orang.
v Digunakan hanya pada perusahaan jasa dan perusahaan dagang yang masih
tergolong kecil, dimana transaksinya belum begitu banyak.
v Hanya memiliki satu jenis.
v Fungsi dari jurnal ini berdasarkan kegunaan dari jurnal tersebut.
Jurnal Khusus.
v Hanya digunakan untuk mencatat
transaksi sejenis dan sering terjadi.
v Terdiri dari banyak kolom
v Bentuk jurnal disesuaikan dengan
kolom-kolom yang diperlukan dalam mencatat transaksi sejenis.
v Transaksi yang terjadi harus dicatat
sesuai dengan jenisnya dalam beberapa jenis jurnal yang berbeda. Contohnya,
apabila transaksi tersebut berhubungan dengan pengeluaran, maka harus dicatat
pada Jurnal Pengeluaran Kas.
v Dilakukan secara periodik, biasanya
setiap akhir bulan.
v Posting dari jurnal ke buku besar
dilakukan secara berkala dan kolektif.
v Pencatatan dilakukan oleh banyak
orang.
v Digunakan oleh perusahaan besar dan memiliki
transaksi yang sejenis dan terjadi secara berulang-ulang sehingga membutuhkan
teknik pencatatan secara khusus.
v Memiliki 4 jenis yaitu jurnal
pembelian, jurnal pengeluaran kas, jurnal penjualan, dan jurnal penerimaan kas.
Berdasarkan dari jenis jurnal yang telah dikelompokkan.
Manfaat Jurnal Khusus
a. Kemudahan pencatatan secara sistematis
Manfaat yang diperoleh dengan adanya pencatatan ke dalam jurnal khusus, maka setiap transaksi yang dengan akun yang sama akan di catat dalam jurnal khusus nya masing-masing, sehingga pencatatan transaksi ke dalam jurnal lebih efisien dan sitematis.
b. Mempercepat proses data transaksi
Manfaat lainnya dengan adanya pengelompokan data, maka pemrosesan laporan keuangan bisa lebih cepat terjadi. Sebagai contoh jika hanya dengan menggunakan jurnal umum, maka ketika terjadi 10 kali transaski, maka dibutuhkan 10 kali proses pemostingan ke buku besar. Namun apabila menggunakan jurnal khusus maka hanya dibuthkan satu kali pemostingan kebuku besar untuk akun-akun yang sama.
Manfaat yang diperoleh dengan adanya pencatatan ke dalam jurnal khusus, maka setiap transaksi yang dengan akun yang sama akan di catat dalam jurnal khusus nya masing-masing, sehingga pencatatan transaksi ke dalam jurnal lebih efisien dan sitematis.
b. Mempercepat proses data transaksi
Manfaat lainnya dengan adanya pengelompokan data, maka pemrosesan laporan keuangan bisa lebih cepat terjadi. Sebagai contoh jika hanya dengan menggunakan jurnal umum, maka ketika terjadi 10 kali transaski, maka dibutuhkan 10 kali proses pemostingan ke buku besar. Namun apabila menggunakan jurnal khusus maka hanya dibuthkan satu kali pemostingan kebuku besar untuk akun-akun yang sama.
c. Menyajikan data lebih cepat & jelas
Selain manfaat yang di atas, karena jurnal khusus memuat transaksi-transaksi keuangan yang sejenis, seperti pencatatan hanya pembelian barang dagangan, atau hanya penerimaan kas saja, maka data keuangan dapat disajikan lebih cepat dan jelas berdasarkan pengelompokan data transaksi tersebut.
d. Mempermudah proses pemostingan ke buku besar
Dengan adanya pencatatan dalam jurnal khusus, maka manfaat yang diperoleh yaitu memudahkan proses pemostingan data transaksi ke buku besar, karena dapat dilakukan secara berkala dengan lebih praktis dan mudah. Hal tersebut karena dalam jurnal khusus semua transaksi yang sejenis dibukukan dalam akun yang sama. Sehingga saat pemostingan beberapa transaksi dapat dilakukan secara bersamaan berdasarkan jenis akunnya masing-masing.
e. Memungkinkan pengendalian internal yang lebih baik
Manfaat lainnya yaitu, dengan adanya jurnal khusus, maka akan ada diperlukan satu orang yang memegang bagian jurnal khusus, sehingga semua proses pencatatan jurnal tidak terpaku pada satu orang saja untuk menangani semua jurnal transaksi.
Selain manfaat yang di atas, karena jurnal khusus memuat transaksi-transaksi keuangan yang sejenis, seperti pencatatan hanya pembelian barang dagangan, atau hanya penerimaan kas saja, maka data keuangan dapat disajikan lebih cepat dan jelas berdasarkan pengelompokan data transaksi tersebut.
d. Mempermudah proses pemostingan ke buku besar
Dengan adanya pencatatan dalam jurnal khusus, maka manfaat yang diperoleh yaitu memudahkan proses pemostingan data transaksi ke buku besar, karena dapat dilakukan secara berkala dengan lebih praktis dan mudah. Hal tersebut karena dalam jurnal khusus semua transaksi yang sejenis dibukukan dalam akun yang sama. Sehingga saat pemostingan beberapa transaksi dapat dilakukan secara bersamaan berdasarkan jenis akunnya masing-masing.
e. Memungkinkan pengendalian internal yang lebih baik
Manfaat lainnya yaitu, dengan adanya jurnal khusus, maka akan ada diperlukan satu orang yang memegang bagian jurnal khusus, sehingga semua proses pencatatan jurnal tidak terpaku pada satu orang saja untuk menangani semua jurnal transaksi.
f. Menghemat biaya
Menghemat biaya merupakan manfaat yang dapat diperoleh dengan menggunakan jurnal khusus, misalnya menghemat biaya dengan pengurangan penggunaan kertas, tidak hanya kertas namun juga menghemat waktu bahkan tenaga. Sebagai contoh jika hanya dengan menggunakan jurnal umum, maka ketika terjadi 10 kali transaski, maka dibutuhkan 10 kali proses pemostingan ke buku besar. Namun apabila menggunakan jurnal khusus maka hanya dibutuhkan satu kali pemostingan kebuku besar untuk akun-akun yang sama.
Menghemat biaya merupakan manfaat yang dapat diperoleh dengan menggunakan jurnal khusus, misalnya menghemat biaya dengan pengurangan penggunaan kertas, tidak hanya kertas namun juga menghemat waktu bahkan tenaga. Sebagai contoh jika hanya dengan menggunakan jurnal umum, maka ketika terjadi 10 kali transaski, maka dibutuhkan 10 kali proses pemostingan ke buku besar. Namun apabila menggunakan jurnal khusus maka hanya dibutuhkan satu kali pemostingan kebuku besar untuk akun-akun yang sama.
Contoh
Dari Jurnal Khusus
Berikut data transaksi
Toko Kasih Sayang selama bulan Januari 2020 sebagai berikut.
Jan : 1. Dijual kepada toko Bunda Sayang barang
dagangan
Rp. 2.500.000
faktur no 016
2. Dibeli
barang dagangan dari PT Amanah 3.500.000 faktur no.240
4. Dijual
barang dagangan kepada toko Harapan Rp.
400.000
5. Dibeli
tunai perlengkapan kantor dari toko indah
Rp.250.000
6. Dibeli tunai dari Fa Ramili barang dagangan senilai
Rp. 2.000.000
10. Diterima dari toko Bunda Sayang pelunasan faktur no.016
20. Dikirim kembali kepada toko PT Amanah barang yang telah
dibeli seharga Rp.500.000
22. Dijual kepada toko Abadi barang dagangan Rp. 4.000.000
faktur 017
24. Dibeli
dari PT. Amanah barang dagangan Rp. 3.000.000
Faktur no.250
28. Dijual
tunai barang dagangan Rp. 600.000 kepada toko Permata
30. Dibayar gaji karyawan Rp.600.000
Jawab:
|
Toko Kasih Sayang
|
||||
|
Sales Journal
|
||||
|
Per 31 January 2020
|
||||
|
Tgl
|
Keterangan
|
Ref
|
Debet
|
Kredit
|
|
Acc Receivable
|
Sales
|
|||
|
01-Jan
|
Penjualan Toko Bunda Sayang
|
|
Rp. 2.500.000
|
Rp.2.500.000
|
|
22-Jan
|
Penjualan Toko Abadi
|
|
Rp. 4.000.000
|
Rp. 4.000..000
|
|
|
TOTAL
|
|
Rp. 6.500.000
|
Rp.6.500.000
|
|
Toko Kasih Sayang
|
|||||
|
Purchase Journal
|
|||||
|
Per 31 January 2020
|
|||||
|
Tgl
|
Keterangan
|
Debet
|
Kredit
|
||
|
Marchindise Inventory
|
Equipment
|
Store Supplies
|
Account Payable
|
||
|
02-Jan
|
Pembelian Brg Dagang
|
Rp. 3.500.000
|
|
|
Rp. 3.500.000
|
|
24-Jan
|
Pembelian Brg Dagang
|
Rp. 3.000.000
|
|
|
Rp. 3.000.000
|
|
|
TOTAL
|
Rp. 6.500.000
|
|
|
Rp. 6.500.000
|
|
Toko Kasih Sayang
|
||||||
|
Cash Receipt Journal
|
||||||
|
Per 31 January 2020
|
||||||
|
Tgl
|
Keterangan
|
Debet
|
Kredit
|
|||
|
Cash
|
Sales Discount
|
Sales
|
Account Receivable
|
Other
|
||
|
04-Jan
|
Penjualan Tunai
|
Rp. 400.000
|
|
Rp. 400.000
|
|
|
|
10-Jan
|
Pelunasan Piutang dari Toko Bunda Sayang
|
Rp. 2.500.000
|
|
|
Rp. 2.500.000
|
|
|
28-Jan
|
Penjualan Tunai
|
Rp. 3.000.000
|
|
Rp. 600.000
|
|
|
|
|
|
TOTAL
|
|
Rp. 1.000.000
|
Rp. 2.500.000
|
|
|
Toko Kasih Sayang
|
||||||
|
Cash Payment Journal
|
||||||
|
Per 31 January 2020
|
||||||
|
Tgl
|
Keterangan
|
Debet
|
Kredit
|
|||
|
Acc Payable
|
Purchase
|
Other
|
Cash
|
Purchase Discount
|
||
|
05-Des
|
Pembelian Brg Dagang
|
|
Rp.250.000
|
|
Rp. 250.000
|
|
|
06-Jan
|
Pembelian Brg Dagang
|
|
Rp. 2.000.000
|
|
Rp. 2.000.000
|
|
|
30-Jan
|
Pem. Gaji Karyawan
|
|
|
Rp.600.000
|
Rp. 600.000
|
|
|
|
TOTAL
|
|
Rp. 2.250.000
|
Rp. 600.000
|
Rp. 2.850.000
|
|
Referensi
stanakuntansi.com/2018/02/manfaat-jurnal-khus-pada-perusahaan.html
jojonomic.com/blog/jurnal-umum-jurnal-khusus/
Abdurrahman, A.
1979. Ensiklopedi Ekonomi Keuangan Perdagangan Inggris-Indonesia, Jilid 1,2,3,4
Jakarta: Pradnya Paramita.
